Lingkungan Kerja Juga Bisa Buat Kamu Stress : Yuk Kepoin Tanda-Tandanya!

Kerja! kerja! kerja! dan nanti kena tipes. Kata-kata disamping sudah sering kita dengar sehari-hari. Pada dasarnya, manusia perlu melakukan sebuah tindakan dalam memenuhi kebutuhannya. Upaya yang  dilakukan dalam memenuhi kebutuhan disebut dengan bekerja. Namun dalam pelaksanaannya, seringkali terjadi kendala yang terjadi. Efek dari tuntutan pekerjaan, serta didukung dengan keadaan tubuh yang sedang tidak dalam kondisi prima menambah keruh dampak yang terjadi.

Keadaan manusia juga ikut andil dalam kelancaran seseorang dalam bekerja. Skill, Fisik, sampai dengan karakter juga menjadi hal penting dalam bekerja. Ketika seseorang memiliki komponen yang mendukung dalam bekerja (keadaan manusia:skill, fisik, dan lainnya) maka pekerjaan akan berjalan dengan baik. Tetapi bagaimana jika hal tersebut tidak didukung dengan keadaan lingkungan kerja yang tidak kondusif? Jika hal tersebut terjadi maka akan membawa dampak negatif kepada kita. Jenuh, Stress, sampai dengan yang terparah menimbulkan penyakit menjadi dampak yang terjadi jika keadaan manusia dan lingkungan kerja tidak kondusif. Dengan demikian diperlukan pengetahuan mengenai ciri-ciri lingkungan yang bisa membawa dampak negatif bagi kita, dan berikut adalah ciri-cirinya :

1. Perilaku Yang Menindas

Kamu pasti sering mendengar kata Bully. Yap, bully pun bisa terjadi ditempat kerja kita. Sikap maupun tingkah laku yang ditujukan untuk diri kita dengan cara meremehkan, mengolok-olok, dan tindakan negatif lainnya. Perilaku ini bisa saja dilakukan siapapun kepadamu dalam lingkungan kerja. tindakan yang dilakukan terhadap kita mengenai pekerjaan yang tidak sesuai, namun dilakukan secara berlebihan menjadi hal yang patut kita waspadai. Jika kamu sudah menemukan tanda-tanda seperti ini, maka kamu harus memperhatikan kembali lingkungan kerjamu.

2. Kurangnya Profesional Dalam Bekerja

Ternyata hal ini juga menjadi hal penting yang harus kamu perhatikan. Sikap profesional harus diutamakan dalam bekerja. Acap kali kita melihat rekan kerja kita yang kurang memperhatikan aspek professional ini. Sebagai contohnya jam kerja, ada saja salah satu rekan kerja kita yang seringkali datang terlambat. Jika hal demikian sering terjadi maka ada timbul kecemburuan serta memberikan efek negatif bagi nama baik kita/ divisi kerja kita.

3. Tuntutan Kerja Yang Tidak Sesuai

Dalam dunia kerja, sudah bukan menjadi rahasia umum lagi jika kita sering overtime dalam menyelesaikan deadline pekerjaan. Tuntutan pekerjaan yang cukup tajam jika tidak didukung dengan komitmen perusahaan yang sesuai bisa jadi membuat kamu tidak nyaman dalam menjalani hal tersebut. Hal ini perlu diperhatikan secara bersama, jika kamu sudah melakukan upaya untuk bisa menyampaikan hal tersebut tetapi belum ada respon yang sesuai, maka kamu perlu mempertimbangkan kembali posisimu.

Hal-hal diatas tanpa kamu sadari bisa jadi sudah terjadi dalam lingkungan kerjamu. Benar adanya jika kita perlu melakukan usaha lebih dalam memenuhi kebutuhan, akan tetapi jika dalam jalannya usaha tersebut justru menimbulkan efek negatif yang berlebihan itu sama saja akan merusak dirimu secara perlahan. Jika hal tersebut sudah terjadi, apa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi efek negatif tersebut?

Beberapa cara bisa kamu mulai untuk mencegah atau mengurangi efek negatif dari keadaan lingkungan kerja yang kurang kondusif, dan hal ini bisa kamu lakukan :

  • Evaluasi Kinerja Secara Massal

Evaluasi bisa menjadi pilihan pertama yang bisa kamu lakukan ketika lingkungan kerja dirasa mulai kurang kondusif. Evaluasi ini perlu dilakukan untuk mengetahui sebenarnya apa yang terjadi dan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Dengan evaluasi ini juga bisa menjadi media bagi kamu untuk menyampaikan keadaan lingkungan kerjamu yang kurang kondusif.

  • Mengadakan Kegiatan Bersama

Terselenggaranya sebuah kegiatan yang bisa melibatkan rekan kerja bersama menjadi pilih yang bisa dilakukan pula. Hal ini bukan hanya menjadi sarana penghilang kejenuhan saja, akan tetapi juga menjadi media  untuk mempererat komunikasi antar sesama rekan kerja. Dengan terjalinnya komunikasi antar rekan kerja yang baik diharapkan mampu memberikan suasana yang lebih positif lagi dalam pekerjaan.

  • Membuka Komunikasi Dengan Lingkungan Baru

Jika kamu merasa penat dengan yang terjadi dalam lingkungan pekerjaanmu dan kamu tidak tahu harus melakukan apalagi, maka hal ini bisa kamu lakukan. Mulailah untuk membuka diri dan bercerita kepada seseorang yang kamu nyaman kepadanya ketika kamu bercerita. Dengan mau mulai bercerita maka kamu akan mendapatkan perspektif baru mengenai hal yang kamu alami. Salah satu yang bisa kamu coba ada dengan mengikuti Program Ruang Jiwa. Didalam kegiatan ini kamu bisa memperoleh pandangan baru dari apa yang kamu alami. Selain itu terdapat juga para ahli dibidangnya mengenai hal yang sedang kamu alami.  

Keadaan lingkungan kerja memang tidak selalu berjalan lancar, sesekali kamu pasti akan menemui kendala didalamnya. Kendala tersebut juga bisa mempengaruhi keadaan  fisik maupun mental kamu. Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah ataupun mengurangi kejenuhan yang kamu rasakan dalam pekerjaan. Salah satunya dengan mau membuka diri untuk bercerita. Ruang Jiwa hadir untuk bisa mewadahi kamu dalam menceritakan kendala yang kamu hadapi dalam keseharian mengenai kesehatan mental. Apapun yang telah terjadi satu yang perlu kamu garis bawahi bahwa kamu adalah sosok yang hebat! Kamu mampu melewati berbagai banyak hal dan perjuanganmu juga tidak akan sia-sia. Jangan lupa buat dirimu juga bahagia, karena #KitaPantasBahagia!

Penulis : Afif Dharma Poetra

Referensi :

https://www.hipwee.com/list/pentingnya-menjalani-komunikasi-dalam-keluarga/

https://www.depoedu.com/2019/02/12/edu-talk/komunikasi-diadik-dalam-pendidikan/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *