5 Elemen Penting Dalam Komunikasi Keluarga : Point Kelima Jadi Hal Yang Harus Ada!

Komunikasi merupakan bentuk penyampaian perasaan kepada individu lain terhadap apa yang sedang dirasakan. Komunikasi ini juga sering disebut dengan Komunikasi Diadik, yakni proses komunikasi yang terjadi secara dua arah antara satu orang dengan satu atau lebih lainnya yang saling berhadapan langsung (face to face). Komunikasi Diadik pun merupakan bentuk komunikasi khusus antar pribadi ataupun interpersonal.

Dalam keluarga, komunikasi menjadi objek terpenting. Dengan komunikasi hubungan antara sesama anggota keluarga menjadi lebih erat. Hal ini juga berbanding lurus dengan sehatnya hubungan antara anggota keluarga. Ketika komunikasi didalam keluarga cukup intensif serta suasana komunikasi yang positif, maka keluarga itu bisa dikatakan memiliki hubungan yang sehat.

Namun, tak jarang pula di keluarga terjadi keterhambatan komunikasi antara anggota didalamnya. Hal ini dapat terjadi karena banyak faktor, baik karakter orangtua, keadaan lingkungan, serta banyak hal lain. Sedikitnya ada lima elemen penting dalam kesehatan komunikasi di keluarga, dan berikut adalah penjelasannya :

1. Empati Diantara Sesama Anggota Keluarga

Perasaan saling memiliki serta peduli menjadi poin pertama yang harus di dalam keluarga. Anak akan senang menanggapi pertanyaan dari orang tua tentang aktivitas sehari-harinya sejauh dimana orang tua menanyakan tidak dengan bersifat menekan atau memaksa. Terlebih, ketika anak sudah mulai merasa nyaman untuk menceritakan aktivitasnya tanpa ditanya, disitu pula kenyamanan mulai tercipta dengan baik.

2. Sikap Saling Mendukung

Baik anak maupun orang tua, kehadirannya pasti berpengaruh satu sama lain. Sudah bukan menjadi rahasia lagi bila orangtua mampu tidak makan untuk anaknya. Seberat apapun hal yang dialami oleh orang tua, kehadiran anak menjadi sumber kebahagiaannya.

3. Sikap Positif Yang Muncul Karna Kepercayaan Yang Diberikan

Anak akan merasa sangat dihargai ketika orang tua menunjukan sikap percaya kepadanya. Dengan sikap yang ditunjukan orangtua, anak akan berusaha menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya dengan baik. Dengan hal ini pula, keharmonisan didalam keluarga akan terbentuk dengan baik.

4. Kesetaraan Sesama Anggota Keluarga

Tak urung, kesetaraan yang ada juga menjadi pendukung terciptanya keharmonisan didalam keluarga. Merasa dihargai serta didengar tanpa adanya pengucilan menjadi hal yang harus ada dalam keluarga. Dengan kesetaraan yang ada, menjadikan semua anggota keluarga dapat mengeluarkan pendapatnya terkait dengan hal-hal yang terjadi maupun keputusan yang akan diputuskan dalam keluarga.

5. Keterbukaan Di Antara Anggota Keluarga

Keterbukaan di dalam keluarga dapat tercipta dengan saling bertanya ataupun menegur diantara sesama anggota keluarga. Keterbukaan ini juga harus disikapi dengan baik. Terkadang ada beberapa hal yang memang harus disampaikan dengan apa adanya. Keterbukaan ini akan tercipta dengan mudah ketika elemen elemen diatas terpenuhi secara baik.

Keluarga menjadi madrasah awal bagi anak. Di dalam keluarga juga karakter anak mulai dibentuk. Kesehatan komunikasi yang ada di dalam keluarga akan memberikan dampak baik, terlebih untuk kesehatan mental yang ada dalam anggota keluarga. Ketika kita merasa dapat diterima di dalam keluarga, itu akan sangat meminimalisasi hal-hal yang dapat terjadi karena kesehatan mental yang tidak terkelola dengan baik. Dengan demikian komunikasi dalam keluarga menjadi elemen penting untuk kesehatan mental.

Penulis : Afif Dharma Poetra

Referensi :